Rabu, 09 Juli 2014

Astri, harus lebih semangat



Sejak duduk di bangku SLTP, saya berharap suatu saat bisa dikenal banyak orang.. keinginan itu didukung oleh kebiasaan ‘narsis’ saya saat berada dihadpan publik. 
Saya banci kamera, banyak bicara ketika dihadapan banyak orang dan selalu ingin tampil.
Kebiasaan saya ‘beretorika’ mungkin menjadi salah satu alasan mengapa saya akhirnya terpilih menjadi ketua OSIS di MTs N Cisewu, waktu itu. 
Menjadi ketua OSIS adalah satu dari sekian banyak kegiatan saya di sekolah. Hanya saja, satu hal yang sangat saya inginkan dalam berekstrakulikuler namun tidak ada wadah di SLTP, yaitu menjadi penyiar radio.
Ada dua radio komunitas di tempat saya tinggal, yang lebih dulu berdiri adalah radio komunitas warga, disusul dengan berdirinya radio komunitas pelajar di salah satu SLTA di Cisewu.
Saya pun merasa mendapatkan jalan menuju impian saya untuk menjadi penyiar radio. Jalannya yaitu saya harus masuk ke SMA N 1 Cisewu (kini SMAN 12 Garut), walaupun jelas-jelas saya dari MTs.. tetapi pada akhirnya, karena saya ingin menjadi penyiar radio, saya masuk SMA :D .
Di SMA, saya banyak mendapatkan teman baru, mereka aktif dan pintar. Sebagian besar teman sekelas saya mengikuti lebih dari 1 ekstrakulikuler dan ditambah lagi dengan keikutsertaan di organisasi intera. Lingkungan yang seperti ini seakan mendukung saya untuk tetap aktif.
Hanya saja, suatu ketika saya berada di suatu titik yang mengharuskan saya untuk ‘memilih’ beberapa dari sekian banyak ekstrakulikuler yang saya ikuti. Saya pun melepaskan beberapa dan tetap mempertahankan yang lain. Yang pasti saya pertahankan adalah organisasi “Broadcast”.
Ya, broadcast adalah organisasi ekstra yang salah satu kegiatannya adalah menjadi penyiar radio komunitas pelajar SMAN 12 Garut. Nama radionya adalah Waskita FM.
Di radio ini saya dan teman-teman menjadi penyiar yang di setiap jadwal siaran kita harus melayani banyak penggemar yang bahkan di beberapa acara, kebanyakan adalah ibu-ibu. Dari sini kami belajar banyak hal. Selain tentunya belajar berbicara. Karena bagi siapapun, berbicara di radio peertama kali tentu akan terasa seperti ‘orang gila’ yang tak tahu kalau ia sedang berbicara dengan banyak orang. Karena yang ada di hadapannya hanyalah mic dan komputer.
Namun bagaimanapun, bagi saya, Waskita telah menjadi titik awal dari keseluruhan rangkaian mimpi saya. Saya ingin menjadi jurnalis. Jurnalis beneran! :D
Alhasil, suatu hari saya dan teman-teman sempat mengikrarkan sesuatu, untuk menjadi yang lebih dulu masuk tv :D
Dan hari ini, di hari pemilihan presiden, ada yang lebih mengejutkan saya daripada sekedar menyaksikan hasil penghitungan suara untuk capres, yaitu tulisan mengenai keberhasilan salah satu sahabat saya yang sama-sama meniti ‘karir’ dari waskita, dan ia pun mengikrarkan hal yang sama, dalam blog pribadinya, aderanews.blogspot.com
Kira-kira ini yang ia tulis:


Minggu, 06 Juli 2014

"yeaahh ada di koran

Aaaaa aku tak percaya ternyata aku ada di koran,.....bagaimana ceritanya?..

Saya merupakan orang yang termasuk beruntung dari sekian banyak orang (allhmdullih), saya bisa masuk radio milik wakil wali Kota Bekasi (H. Ahmad Syaiku), walaupun kata orang masuk radio wakil wali kota bekasi terbilang susah tapi saya bisa membuktikan bahwa saya bisa,, dan itu terwudjud.

Sekitar kurang lebih 4 bulan sebagai pembaca berita di radio, saya dikasih mandat untuk ngeliput acara penanaman seribu pohon di kalimalang Bekasi, kebetulan waktu itu banyak sekali wartawan dari berbagai media. uniknya hanya saya yang paling muda bahkan bisa di kategorikan anak kecil. akhirnya saya ngobrol banyak dengan wartawan yang lain, termasuk saya minta ilmu bagaimana cara meliput yang baik waktu itu. akhirnya besoknya saya terkejut ada pemberitaan tentang saya di koran Radar Bekasi yang merupakan salah satu media terkenal di Bekasi yang berjudul "Buka Wawasan Seluasya" .. betapa bangganya saya ketika itu. dalam pikiran saya mungkin seluruh orang Bekasi membaca berita tentang saya.

Dalam koran itu menceritakan bahwa walaupun saya bukan mahasiswa jurusan komunikasi tapi harus menjadi orang yang serba bisa, tentunya untuk mempersiapkan cita - cita masa depan.

AYOO buka wawasan seluas - luasnya................"


Dera Anggiana Ruspandi. Salah satu teman terbaik saya selama bersekolah di SLTA.
“Der, selamat.. Mama bangga padamu, Nak! Hehe.... tapi iri :( :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar