Haii, mahluk bernama manusia! Aku akan
menceritakan tentangku,
entah ini akan menjadi cerita yang
menakjubkan atau mengerikan,
aku hanya ingin kamu menyadari kekuasaan-Nya.
Kamu tahu tempat yang paling mengerikan di planet
bernama bumi? Sebagian besar darimu mungkin akan menjawabnya Segitiga Bermuda. Ya, sebuah perairan
yang disebut-sebut sebagai pusat magnet—entah benar atau tidak, karena belum
jelas kebenarannya—di permukaan bumi.
Kenapa diperkirakan sebagai pusat magnet, karena
ia telah ‘menghilangkan jejak’ kapal-kapal yang melintas padanya.
Aku hanya bisa tersenyum mengetahui kabar itu. Melihat
betapa manusia sangat takut pada Segitiga Bermuda yang jelas-jelas bukan
tandinganku. Ya, untuk di planet bumi faktanya mungkin seperti itu. Tapi, jika
aku bertanya apa yang paling mengerikan di jagat raya? Banyak yang belum kamu
tahu, bahkan aku rasa kamu memang layak takut
saat mendengar kabar mengerikan bahwa kamu—kita sebagai ciptaan-Nya—mungkin
selalu ada dalam satu detik menuju kematian.
Jika segitiga Bermuda hanya telah banyak memakan
kapal-kapal, aku memakan semuanya! Ya, SEMUANYA. Semua yang melintas di
sekitarku dalam jarak 10 mil. Termasuk cahaya!
Bisa
kamu bayangkan?
Pada abad ke 18, sebagian darimu mulai
menemukanku. Mereka adalah John Michell dan Pierre-Simon Laplace, kemudian
astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild mengembangkannya pada tahun 1916
dengan teori relativitas umumnya manusia pintar dan popular bernama Albert
Einstein, dan semakin dipopulerkan oleh Stephen William Hawking. Meskipun yang memberi nama untukku adalah fisikawan
Amerika bernama John Archibald Wheeler pada 1968.
![]() |
| Pierre-Simon Laplace |
![]() |
| Karl Schwarzschild |
![]() |
| Albert Einstein |
![]() |
| Stephen William Hawking |
![]() |
| John Archibald Wheeler |
Sudah
bisa ditebak siapa aku? Ya, aku adalah sebuah objek yang kalian sebut BLACK HOLE!
Disebut
Black Hole adalah karena kalian menganggapku tidak terlihat, hingga terkesan
berwarna hitam. Dan hole adalah karena aku trlihat seperti lubang yang kosong.

Kalian tahu, sebelum Wheeler menamaiku, dan
ilmuan-ilmuan lainnya menyadari keberadaanku, berita tentangku sudah jauh lebih
dulu ada di sekitar kalian, hanya jika kalian menyadarinya. Tentunya bukan di
Koran atau televisi, tapi di sebuah benda yang mengabarkan apapun dan tentu
jauh lebih berharga dibandingkan keduanya. Ya, tentangku ada dalam Al-Quran. Allah
mengabarkanku dalam At-Takwir ayat 15-16.
![]() |
| At-Takwir ayat 15-16 |
Dibandingkan dengan istilah black hole yang tidak
jelas maknanya, aku lebih suka disebut khunnas seperti yang disebutkan dalam
al-quran. Karena khunnas berarti sesuatu yang tidak terlihat selama-lamanya.
Seperti yang diakui para ilmuan adalah bahwa aku objek yang tak terlihat
(kosong). Aku disadari ada karena objek yang aku makan. Khunnas yang diambil
dari kata kanasa pun berarti ‘menarik sesuatu yang dekat dan menghimpun kepada
dirinya dengan kuat’. Dalam Al-Quran aku pun disebut Al-Jawari yang artinya
berjalan atau berlari.
Satu lagi teori yang ditemukan ilmuan membuktikan
kebenaran al-quran. Ilmuan mengatakan aku adalah benda yang tak jelas mungkin.
Aku adalah mahluk yang berjalan dengan kecepatan mencapai puluhan ribu
kilometer per detik, dan aku menarik, menekan, dan membersihkan segala sesuatu
yang aku temui dalam perjalananku. Tepat seperti apa yang dijelaskan al-Quran.
Al-Quran mengungguli Astronom!
Okkeee, setelah kalian tahu aku telah lebih dulu
disebutkan dalam al-Quran, sekarang aku akan menceritakan kembali tentang
‘wujudku’.
Aku adalah sebuah objek yang berukuran kecil untuk
massa yang sangaaatttt besar, sehingga menimbulkan gaya grafitasi yang sangat
besar pula. Itu yang menyebabkan aku bisa menarik semua objek. Ilmuan memperkirakan
aku terbentuk ketika bintang raksasa mati
dan hancur terserap oleh medan grafitasi yang dibuatnya sendiri. Aku akan
semakin kecil, tetapi massaku tetap sangat besar. Untuk pengertian aku
berukuran semakin kecil dan padat, mereka menyebutku singularity. Jika di bumi, bayangkan
aku adalah pasir seberat gunung. Aku bermassa 10 kali massa matahari dengan
diameter 4,3 kali diameter matahari.
Sekarang, aku akan menceritakan tentangku dari
persepsi kalian. Aku sering disebut sebagai lorong waktu. Bagiku ini sangat
aneh, karena aku jelas bukan Tuhan
yang mengatur waktu. Tapi kalian menyimpulkannya mungkin hanya karena logika
berfikir.
Ketika jika sebuah objek ada di sekitarku, maka akan
ada perlambatan waktu (untuk waktu di bumi) karena kalian tahu bahwa jika suatu
objek yang dekat dengan grafitasi, maka objek tersebut akan berjalan lebih
lambat dibandingkan dengan yang jauh dari grafitasi.
Logika yang selanjutnya—anggap saja sudah jelas
kebenarannya—adalah ilmuan menyimpulkan bahwa ada dua jenis singularity. Yaitu
singularity yang diam dan berputar. Seluruh materi yang masuk kedalamku akan
hancur saat mencapai singularity yang diam. Namun pada aku yang singularitynya
berputar, akan ada sejenis terowongan yang disebut worm hole. Materi yang berhasil melewati worm hole akan menemukan
jalan keluar yang disebut white hole.
Sebenarnya, antara aku dan white hole adalah sama saja, nama white hanya untuk
membedakan antara jalan masuk dan keluar.
Ini yang membuat mereka menyimpulkan aku sebagai
lorong waktu. Karena adanya Aku (black hole dan white whole) akan memungkinkan
kalian berjalan ke masa depan dengan waktu yang singkat, dan kalian pun bisa
masuk ke masa lalu.
Maksud bisa berjalan ke masa depan adalah karena
saat kalian berada di sekitarku—seperti yang telah aku katakana sebelumnya—akan
ada perlambatan waktu tanpa kalian
menyadarinya dan waktu di bumi seakan lebih cepat.
Maka saat objek yang ada di sekitarku
kembali ke bumi, keadaan akan berubah seakan objek
itu telah melewati banyak dimensi waktu. Ini dipengaruhi juga oleh jarak antara
black hole dan white whole yang seakan sangat dekat. Bayangkan saat kalian
menulis hiruf A dan B pada sebuah kertas (anggap A dan B adalah tempat), selanjutnya
kalian akan membuat jarak antara keduanya. Untuk jarak terdekat tentu kalian
akan membuat garis lurus. Itu adalah dimensi waktu dan jarak yang normal.
Bayangkan jarak waktu di black hole adalah seperti kalian tidak membuat garis
tetapi melipat kertasnya, sehingga A dan B berjarak sangat dekat.
Namun, ya.. sampai saat ini kalian hanya bisa
menyatakannya dalam batas teori.
Karena keterbatasan penelitian, seperti
halnya objek yang ada di dekatku
akhirnya hilang tak meninggalkan jejak.
Tidak ada yang telah membuktikan kebnaran
teori sebagian dari kalian.
Dan hingga saat ini, aku masih menjadi
sebatas misteri.
oleh : Astri Aitko
![]() | |
| @boscha |
semoga bermanfaat :)












