hari ini...
Hatiku kembali teremas,
menyadari hal yang aku anggap biasa
ternyata berpengaruh terhadap hidup orang lan.
Menyadari bahwa mereka yang aku anggap tak memperhatikan, justru begitu
peduli.
Sahabat yang sebenarnya.
Dia dengan begitu sopan mengungkapkan keinginannya melihat sosokku dg wujud seperti apa yang dia pikirkan.
Dia mengingatkanku dengan cara yang membuat aku ‘malu’ ...
hingga akhirnya, aku menemukan pendar itu,
kesadaran yang dulu sempat begitu melekat, yang kemudian mulai hilang secara perlahan,
hari ini aku temukan kembali.
melalui dia, Dia yang dulu sempat aku kagumi
Terimakasih sahabatku :)