Namanya Nugi, teman sekelasku. Manusia terjahil yang pernah
aku kenal.
Dari dia, aku menemukan cinta dalam wujud yang berbeda. Tak ada
kriteria mantanku yang ada pada dirinya, selain mereka sama-sama sensitive.
Dia beda sama yang lainnya.
Tapi entah apa yang membuatku memutuskan untuk berhubungan
dengannya, meskipun tanpa status.
Semula perasaan ini aku pendam sendiri, hingga akhirnya
sahabat-sahabatku mengetahuinya.
Suatu hari dia mulai mendekatiku. Awalnya tak ku anggap
serius, karena sulit percaya pada orang sejahil dia. :) Dia laki-laki yang
banyak didekati wanita, tapi dia sangat cuek, seakan tidak pernah ingin tahu
apapun tentang wanita.
Hingga saat ia memberku sedikit saja perhatian, aku mulai
yakin akan rasa sukaku padanya.
Saat itu kami keluar malam dengan tujuan membeli barang
keperluan ospek jurusan. Gerimis menghisi malam. Tanpa ragu, dia memaksa
memakaikan jaket yang ia pakai ke tubuhku. Hh nugiiii nugi. Satu sisi romantis yang
benar-benar baru terlihat.
Dari sana kami mulai dekat, dekat sebagai teman yang mulai
akrab..
Suatu saat, teman sekelasku yang lain memintaku membuatkan
sajak untuk dia jadikan lagu. Inspirasiku, siapa lagi kalau bukan Nugi .. aku
menyukainya, tapi tak ada yang bisa kulakukan ..
Aku mencintaimu dalam gelap, hanya gelap
Namun kau mengundang kunang-kunang
Begitu indah ..
Aku mencintaimu dalam senja, hanya senja
Namun kau mengundang warna
Begitu indah ..
Mencintaimu begitu sulit, karena kau pengundang keindahan..
Mencintaimu membuatku pudar, karena pesonamu begitu jelas
terpancar..
Percayalah
Kau membuatku sadar bahwa aku masih hidup
Kau telah memberi kesempatan jantungku berdebar,
Meski kau begitu jauh, tetap jauh…
Nugi tak tahu cerita
dibalik sajak yang ia temukan di buku kecilku.
Saat dia mengembalikannya, aku baca
halaman demi halaman, sama seperti semula, isinya tulisan-tulisanku.
Puisi-puisi, materi, kumpulan draft
cerpen, hasil seminar, dannn tunngu…. Di halaman terakhir aku menemukan tulisan
yang asing, tentu bukan tulisanku..
Ketika kebersamaan mulai meraba,
Ketika hati selalu memikirkan,
Indahnya kehidupan pun mulai terasa.
Tak ingin ku hilangkan rasa yang kini kurasakan, tak pernah ku sesali
berada didekatmu, hati ini terasa damai ketika tanganku menyentuh tangan yang
lembut nan suci,
bibir yang selalu kulihat dengan keindahan senyumannya.
Ya Tuhan,
Engkau menciptakan langit dan bumi, bulan dan bintang, mereka indah..
namun Engkau telah menciptakan seorang mahluk yang terindah dari langit
turun ke bumi dan Engkau telah menyinari wajahnya seperti sinar rembulan,
matanya Kau beri bitang-bintang-Mu, dan Kau beri sutra yang lembut di kedua
tanganny.
Terimakasih Ya Tuhan,
telah mendekatkannya disisiku, sehingga ku bisa mengingatnya disetiap
hembusan nafasku..
Thank God!
Nugi???
heheheheh ehemmmm :D
BalasHapusEeeeehhh naha :D
Hapushahahah Teu naha-naha :P :D
Hapusaku tau nugi itu siapa :D
BalasHapushahaha iia itumah awalnya doang :p
Hapusawal nya nugi ,, sekaarang jadi siapa atuh :D hehehe
Hapus